Rasanya ingin tertawa

Melihat para kandidat capres dan para tim sukses saling berebut jasa dengan saling mengklaim keberhasilan yang telah mereka kerjakan rasanya ingin sekali tertawa, seperti anak kecil yang sedang berebut mainan.  Mereka selalu berkata bahwa masyarakat sudah cerdas untuk menilai sesuatu, tapi apa yang mereka lakukan seolah-olah masyarakat tidak bisa menilai sendiri mana yang baik atau tidak.

Ada pengamat yang mengatakan bahawa hal itu wajar-wajar saja, namun bagi saja sangatlah tidak wajar.   Dalam al-qur’an di sebutkan janganlah kita merusak amalan kita dengan menyebut2nya, karena hal itu menyebabkan hilang pahalanya, kecuali kalau mereka memang tidak sungguh2 ketika mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu sebagai amanat.

Bagaimana dengan saling ejek dan saling memojokan? rasanya untuk saat ini kita harus memberi bimbingan lebih pada anak2 kecil ketika menonton televisi supaya kebiasaan seperti itu yang banyak muncul tidak di konsumsi dan di tiru oleh anak2 kita.

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: